Saturday, September 1, 2012

PENYEBAB TIMBULNYA SIFAT SOMBONG

Dalam kehidupan umat manusia, dapat diidentifikasi bahwa ada beberapa penyebab timbulnya sifat sombong dalam diri seseorang.  

Pertama, sombong karena kekayaan. Tak dapat dielak memang, bahwa hidup ini memerlukan uang (harta) untuk melakukan setiap aktivitasnya. Tak ada yang mau hidup sengsara sehingga semua berlomba mengumpulkan kekayaan. Namun kekayaan yang banyak itu dapat melenakan. Mulai ada rasa membanggakan diri sebab banyaknya harta yang dimiliki. Merasa segala-galanya dapat diperoleh dengan mudah jika telah memiliki kekayaan. Ada perasaan mengabaikan dzat Allah. Padahal manusia saat terlahir dalam keadaan miskin dan mati pun dalam keadaan miskin. Tak ada harta yang dibawa ketika meninggal dunia. Pun kekayaan di dunia tak ada manfaatnya lagi bagi diri kita ketika sudah mati. Oleh karenanya sungguh tak pantas kita membanggakan kekayaan, sebab sejatinya segala kekayaan yang kita miliki adalah milik Allah SWT dan akan kembali pada Allah pada waktunya nanti.

Kedua, sombong karena kekuasaan atau jabatan. Dengan posisi struktural yang tinggi pada suatu instansi/ lembaga terkadang menjadikan seseorang merasa bangga atas kelebihan-kelebihan dan kualitas pribadinya. Dengan jabatannya ia merasa menjadi orang yang paling wajib dihormati, sebab ia berpikir hanya orang hebatlah yang bisa memperoleh jabatan sehingga patut mendapat sanjungan dan dihormati. Namun sebenarnya tidak pantas kita membanggakan jabatan. Kita memang mulia (derajatnya lebih tinggi) di hadapan manusia, namun belum tentu mulia di hadapan Allah. Dan sesungguhnya jabatan itu hanyalah titipan dari Allah. Kekuasaan pun tak kekal, akan berpindah tangan jua.

Ketiga, sombong karena wajahnya. Ada orang yang karena wajahnya indah kemudian dengan semena-mena merendahkan orang lain. Padahal di mata Allah semua manusia sama derajatnya, yang membedakan hanya ketaqwaan, bukan karena indahnya wajah. Sesuai firman Allah berikut. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu” (Q.S al-Hujuraat [49]: 13). Padahal wajah yang indah itu jika sudah tua maka akan menjadi jelek juga. Justru seseorang yang diberi wajah yang rupawan itu seharusnya bersyukur karena itu merupakan kelebihan yang Allah beri, dan harus dijaga dan dirawat tentunya. Bukan malah menjadikannya sombong.

Keempat, sombong karena kekuatan fisik. Memang dengan kuatnya fisik bisa menjadi suatu kebanggaan, namun tidak benar jika sampai menjadikannya sombong. Kekuatan tak akan abadi, seiring berjalannya waktu lama kelamaan setiap orang akan jadi lemah juga.

Kelima, sombong karena ilmu. Ada orang yang karena kepandaiannya menjadi sombong. Merasa segala ilmu yang didapat adalah hasil jerih payahnya sendiri, lupa bahwa ilmu adalah Allah yang memberi. Mengabaikan keberadaan Allah Sang Pemberi Ilmu. Jika ilmu itu dicabut, dan Allah mempersulit ia menyerap ilmu maka sungguh ia tak mampu bernuat apa-apa dan tiada berdaya lagi.

Dari Ibnu Mas’ud dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakaiannya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia lain” 

(HR. Muslim)


No comments:

Post a Comment