Friday, August 10, 2012

Tes CPNS 2012 Berpeluang Mundur

JAKARTA, FAJAR -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) sudah melansir jadwal seleksi CPNS baru dijalankan serentak pada 8 September nanti. Namun tanggal pelaksanaan tadi terancam diundur karena persiapan teknis mereka belum matang.

Hingga kemarin persiapan teknis penyelenggaraan seleksi CPNS baru yang diimpikan berjalan serentak itu belum optimal. Pada tahap terbaru kemarin, Kemen PAN-RB ternyata masih menjalankan pembagian distribusi atau alokasi CPNS saja.

"Pembagian kuotanya sampai sekarang masih berjalan dan tahap penuntasan pembagian. Saya tidak hafal persis pembagian di masing-masing instansi," jelas Sekretaris Kemen PAN-RB Tasdik Kinanto di kantornya kemarin (3/8). Dia menuturkan persiapan teknis lainnya sedang dalam pembasahan bersama konsorsium 10 PTN yang digaet Kemen PAN-RB.

Menpan-RB Azwar Abubakar menuturkan, pemerintah tetap menargetkan pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini berjalan serentak. Dia mengakui jika awalnya ada beberapa instansi di daerah yang menggelar ujian CPNS belakangan.

Diantara instansi daerah yang merencakan tes CPNS belakangan atau setelah 8 September adalah Pemkot Surabaya. "Tadi mereka (Pemkot Surabaya, red) sudah kemari, dan siap menjalankan tes CPNS serentak," urai dia.

Di saat Azwar optimis menggelar ujian CPNS secara serentak, dia belum yakin 100 persen ujian ini akan dijalankan pada 8 September nanti. "Ada kemungkinan diundur. Tapi sekali lagi belum ada kepastian, karena pesiapan teknis berjalan terus," kata dia.

Kemungkinan pengunduran jadwal tes tadi disebabkan karena belum komplitnya persiapan teknis. Diantaranya adalah urusan pengadaan logistik ujian. Azwar menuturkan pihaknya akhirnya memutuskan tidak mau main tunjuk langsung perusahaan percetakan.

"Saya tidak mau iciduk KPK gara-gara asal main tunjuk percetakan. Jadi diputuskan percetakan harus ditenderkan," katanya. Dengan upaya tender ini, dia mengakui akan memakan waktu lagi. Termasuk membuat ketentuan standarisasi keamanan percetakan naskah ujian CPNS.

Azwar mengingatkan dalam CPNS tahun ini logistis soal ujian tidak disediakan masing-masing instansi. Tetapi sudah diambil alih oleh konsorsium 10 PTN. Termasuk diantaranya juga berkaitan soal pembuatan butir-butir soal. Azwar menuturkan jika sampai sekarang konsorsium masih berkutat soal pembuatan naskah ujian tersebut.

Jika nanti pelaksanaan ujian CPNS meleset dari jadwal yang sudah ditetapkan, Azwar mengatakan masyarkat tidak perlu merespon berlebihan. "Persoalan yang paling penting adalah transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan CPNS," kata dia.

Dia menjamin dengan pelaksan saan tes yang digelar serentak, serta diambil alih oleh konsorsium PTN akan mempersempit gerak makelar atau calo CPNS. Upaya menggandeng PTN ini diyakini lebih akuntabel ketimbang seleksi CPNS diserahkan ke masing-masing instansi pusat atau dearah.

No comments:

Post a Comment