Friday, August 17, 2012

Mengenal Cokelat yang Baik Bagi Kesehatan

Hai, Fano kembali lagi. Kini Fano punya jadwal tersendiri. Fano akan konsisten update artikel pada hari senin, rabu, sabtu, dan minggu :). Semoga dengan aturan baru ini para sahabat tidak bosan dengan tama Fano ini :).

Ok, kali ini Fano akan bicara mengenai cokelat. Siapa tak mengenal cokelat? Yah, pasti semua sahabat Fano telah tahu makanan ini :). Cokelat merupakan salah satu cemilan yang disukai banyak orang. Tak hanya digandrungi kaula muda, kini cokelat tak terbatas umur berapa si pemakannya. Cokelat identik dengan rasanya yang manis, tak ayal kaum remaja diantaranya menyatakan cinta kepada lawan jenisnya tak etis bila bunga tanpa cokelat hehe hayooo ngaku :D.

Fano membaca cokelat pada umumnya cokelat dibuat dengan menambah gula, susu, dan bahan-bahan lain untuk membuat rasa cokelat menjadi enak. Nah, kandungan itulah yang membuat rasa chocolate bar menjadi enak sekaligus merupakan penyumbang kalori bagi tubuh. Dan karna itulah bila berlebihan maka berat badan akan naik hehe :P. Tapi ingat sahabat Fano, jangan berlebihan mengkonsumsi makanan ini. Ingat!!!! Makanan apapun bila konsumsinya berlebihan pasti akan menimbulkan gangguan kesehatan :).

Bagaimana mengenal cokelat yang baik?
1. Penampilan.
Cokelat yang baik harus berpenampilan mulus dan mempunyai tekstur halus serta warna yang rata. Lebih hitam bukan berarti lebih baik, terkadang hitam karena pemrosesan bijih cokelat yang terlalu matang.

2. Aroma. 
Harus beraroma wangi dan manis tetapi tidak terlalu tajam. Jika baunya seperti obat atau bahan kimia, cokelat tersebut tidak bisa digolongkan baik.
3. Sentuhan.
Haruslah terasa halus tetapi tidak lengket saat disentuh, serta langsung meleleh karena hangat suhu jari tangan.

4. Suara. 
Suara patahan cokelat harus bersih, tidak seperti remuk. Karena cokelat yang baik adalah cokelat yang padat, tidak keras atau keropos. Bolong-bolong maksudnya :D.

5. Rasa dan tekstur. 
Kualitas cokelat yang baik yaitu segera meleleh sewaktu menyentuh lidah. Sewaktu masuk mulut, terasa lunak seperti mentega kemudian lumer serasa krim kental, lembut, dan enak. Tidak lengket seperti lem atau terasa seperti lilin atau terasa keras gemeletuk waktu digigit.

Bagaimana sahabat Fano? sudah tahu kan bagaimana mengenal cokelat yang baik :). Semoga artikel Fano kali ini bermanfaat. Fano akan senang bila sahabat berbagi ilmu ini. Itu bisa sahabat lakukan pada menu dikanan posting ini, yang bertuliskan "Let's Sharing". Akhir kata terimakasih untuk semuanya :).

(: tiap-menit - Smiles to you all as always :)

No comments:

Post a Comment