Saturday, July 14, 2012

Niat Bunuh Obama, Pria Uzbekistan Dipenjara

Barack Obama
Percobaan pembunuhan terhadap seseorang bisa dikenakan hukuman penjara. Apalagi, jika mencoba membunuh orang penting, seperti presiden. Seperti kasus yang satu ini. Seorang pria asal Uzbekistan bernama Ulugbek Kodirov dipenjara karena berniat membunuh Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Pengadilan Federal AS di Alabama, Jumat (13/7), menjatuhi hukuman 16 tahun penjara kepada Kodirov. Ia terbukti berencana menembak Obama saat sedang berkampanye untuk pemilu presiden pada November mendatang. Selain itu, pria 22 tahun ini tercatat berada di negara tersebut secara ilegal, dan akan dideportasi ke negaranya Uzbekistan setelah menjalani persidangan.
"Kita harus memberi peringatan kepada siapapun bahwa tindak kriminal seperti ini akan dihukum berat," ujar Hakim Kallon, seperti dilansir Reuters.
Kodirov diketahui tiba di AS pada 2009 lalu untuk studi ilmu kedokteran. Namun, ia mengaku sampai saat ini belum mendaftarkan diri untuk bersekolah di salah satu universitas di AS.
Kodirov ditangkap pada 13 Juli 2011, di sebuah motel di Alabama. Ia ditangkap sesaat setelah mencoba untuk membeli bahan peledak dan senjata dari seorang agen rahasia yang menyamar. Februari lalu, ia mengaku bersalah atas semua tuduhan.
Sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan dengan jaksa, Kodirov mengakui ia berkomunikasi dengan anggota yang diduga Gerakan Islam Uzbekistan. Mereka meminta Kodirov untuk membunuh Obama.


No comments:

Post a Comment