Monday, June 18, 2012

KETIKA KEPERAWANAN DI PERTANYAKAN

KETIKA "KEPERAWANAN" DI PERTANYAKAN ????????????

 
Wanita berkata : "Kelak aku ingin mempunyai suami yg seiman, rajinbekerja, setia, dan bertanggung jawab"
Hal tersebut kreteria yang umun untuk memilih seorang imam duniaakhirat bagi wanita..
Sedangkan lelaki berkata : "Aku ingin punya istri yang cantik, cerdas, anggun, dan tentunya perawan"
Wahai teman, apakah KEPERAWANAN ITU HAL YANG MUTLAK DALAM SEBUAH PERNIKAHAN??
APAKAH HANYA KAUM HAWA SAJA YANG WAJIB MEMPERTAHANKAN KESUCIAN DI MALAM PENGANTIN??
KENAPA LELAKI TIDAK DI WAJIBKAN MENJAGA KESUCIAN??
Sesungguhnya pacaran adalah suatu yg merugikan bagi kaum wanita..
Bagaimana tidak??
Ketika sang kekasih berkata :"DINDA, APAKAH ENGKAU MENCINTAIKU? JIKA CINTA MAU KAH ENGKAU BERKORBAN UNTUK KU??
Dan biasanya hati wanita akan lemah dan berkata : "TENTU SAJA AKU MENCINTAIMU KANDA, AKAN KULAKUKAN APAPUN UNTUK MEMBUKTIKAN RASA CINTAKU"
(inilah awal bencana)
Dalam berpacaran biasanya akan memilih tempat yg sepi.. Syaitan akan menjerumuskan manusia kejurang yg paling hina dan terhina hingga hingga dalam usia muda sudah ternoda, terluka, tercampakan, dan terhinakan.
Ketika semua telah terjadi, maka ketakutan dan penyesalan terlambat sudah. Dengan penuh rasa tanggung jawab palsu seorang lelaki akan berkata bahwa ia akan mempertanggung jawabkan perbuatannya dan kelak akan menikahimu.
Kelak???
Tapi JIKA TERNYATA DIA BUKAN JODOHMU??
KESUCIAN TELAH HILANG, BUNGA TELAH LAYU. LALU APAKAH YANG BISA WANITA BANGGAKAN??
Jadilah wanita seperti bunga mawar, yg indah di pandang namun sulit terjamah.
Duhai lelaki : JIKA ENGKAU MEMIMPIKAN WANITA YANG SHALEHAH DAN SUCI, MAKA JAGALAHDULU KEHORMATANMU, KARENA SANGAT TIDAK ADIL JIKA KALIAN MENGINGINKAN KESUCIAN WANITA, SEDANGKAN ENGKAU SENDIRI TELAH SANGAT KOTOR
Wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik dan sebaliknya..
JIKA KAUM LELAKI TIDAK MAMPU MENJAGA KEPERJAKA'ANNYA MAKA JANGAN BERHARAP ENGKAU MENDAPATKAN WANITA DGN KESUCIAN NYA..
 
Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment