Friday, May 18, 2012

Diduga kuat pilot Sukhoi


Satu jenazah yang diduga kuat pilot Sukhoi Superjet 100, Alexander Yablontsev akhirnya ditemukan. Ini merupakan satu-satunya jasad korban yang ditemukan dalam kondisi utuh.
"Jasad pilot berhasil ditemukan dalam kondisi utuh. Ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB," kata seorang anggota Tim SAR dari Kopassus di lapangan Helipad, Pasir Pogor, Cijeruk, Bogor, Sabtu (12/5).
Dugaan jasad yang ditemukan ini milik sang pilot adalah dari pakaian yang dikenakan. "Ini terlihat dari pakaian yang dipakai. Jenazahnya tidak hancur," kata petugas Tim SAR yang enggan disebut namanya.
Anggota Tim Charlie, Sersan Satu Abdul Haris, mengatakan dugaan itu pilot karena ada parasut yang juga tersangkut di pohon. "Kan kalau pilot itu pasti dipersiapkan parasut," kata dia di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, Curug Nangka, kemarin.
Indikasi kedua, yakni wajah yang masih dikenali, kulitnya putih, rambutnya berbeda dengan warna kulit orang Indonesia. "Itu orang bule. Kondisinya bagian pinggang ke bawah hancur sebagian. Bagian belakang kepala juga hancur," ucapnya.
Petugas juga menemukan identitas di dompet yang ada di saku celananya. Dari sekian banyak kantong jenazah yang sudah dievakuasi dan diterbangkan ke Jakarta, hanya jasad pilot inilah yang bentuk dari luar terlihat masih utuh. Kantong jenazahnya juga terlihat lekukan bentuk tubuh pada umumnya.
Saat ini, jasad pilot senior yang memiliki memiliki lebih dari 14 ribu jam terbang itu sudah diangkut helikopter Tim SAR menuju Lanud Halim Perdanakusuma. Sebanyak 1.300 jam terbang didapat Yablonstsev bersama Sukhoi Superjet 100.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang melakukan demo flight pada Rabu (9/5/2012) hilang kontak pada pukul 14.33. Pesawat ini sempat meminta turun pada ketinggian 6.000 kaki kepada Aero Traffic Center Bandara Soetta, Jakarta. Pada Kamis (10/5/2012), puing-puing pesawat ditemukan berceceran di sebuah tebing di Gunung Salak, Bogor.(*/tribunnews.com)
Munir mengatakan penyerahan parasut berwarna oranye kombinasi putih itu sebagai penegasan bahwa memang benar anggota Kopassus menemukannya. Parasut tersebut ditemukan oleh anggota Kopassus saat melakukan penyisiran untuk mencari korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 di lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. “Parasut itu ditemukan Kopassus di tengah hutan. Kita serahkan ke Danrem biar nanti diteruskan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebagai bukti bahwa memang benar kita menemukan parasut itu,” terang Munir. Sebelumnya, 7 personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung dengan parasut di pohon. Kepala RS Polri Brigjen Agus Prayitno kemudian menegaskan tidak ada penumpang yang memakai parasut. Kemudian pihak KNKT Rusia dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusumah mengatakan memang benar ada parasut dalam pesawat Sukhoi nahas itu. Parasut itu merupakan bagian dari survival kit yang ada dalam kontainer di pesawat. Nah, ketika pesawat menabrak tebing gunung dan pecah berkeping-keping, kontainer survival kit terbuka dan isinya berhamburan, termasuk parasut tersebut. “Berkaitan dengan parasut yang ditemukan itu berada dalam boks suatu kontainer dalam pesawat yang digunakan jika pesawat harus mendarat secara darurat,” ujar anggota KNKT Rusia, Sergey Korostiev pada

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/05/18/misteri-perasut-kuning-sukhoi-di-gunung-salak-akhirnya-terjawab/
Munir mengatakan penyerahan parasut berwarna oranye kombinasi putih itu sebagai penegasan bahwa memang benar anggota Kopassus menemukannya. Parasut tersebut ditemukan oleh anggota Kopassus saat melakukan penyisiran untuk mencari korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 di lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. “Parasut itu ditemukan Kopassus di tengah hutan. Kita serahkan ke Danrem biar nanti diteruskan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebagai bukti bahwa memang benar kita menemukan parasut itu,” terang Munir. Sebelumnya, 7 personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung dengan parasut di pohon. Kepala RS Polri Brigjen Agus Prayitno kemudian menegaskan tidak ada penumpang yang memakai parasut. Kemudian pihak KNKT Rusia dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusumah mengatakan memang benar ada parasut dalam pesawat Sukhoi nahas itu. Parasut itu merupakan bagian dari survival kit yang ada dalam kontainer di pesawat. Nah, ketika pesawat menabrak tebing gunung dan pecah berkeping-keping, kontainer survival kit terbuka dan isinya berhamburan, termasuk parasut tersebut. “Berkaitan dengan parasut yang ditemukan itu berada dalam boks suatu kontainer dalam pesawat yang digunakan jika pesawat harus mendarat secara darurat,” ujar anggota KNKT Rusia, Sergey Korostiev pada

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/05/18/misteri-perasut-kuning-sukhoi-di-gunung-salak-akhirnya-terjawab/
Keberadaan parasut di lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 sempat menjadi misteri. Meski tim evakuasi sempat menyebut penemuan itu, namun beberapa kalangan meragukan keberadaan parasut dalam pesawat. Nah, malam ini Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menyerahkan parasut terjung payung itu. Parasut itu diserahkan kepada Danrem. Penyerahan dilakukan di Posko Kopassus di Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat pukul 19.45 WIB. “Malam ini kita menyerahkan barang bukti parasut yang kita temukan kepada Danrem,” ujar Mayor Achmad Munir, staff Penerangan Kopassus kepada detikcom yang dikutip ruanghati media, Kamis (17/5/2012). Perasut Kuning di Lokasi Jatuhnya Sukhoi Akhirnya Terungkap Perasut Kuning di Lokasi Jatuhnya Sukhoi Akhirnya Terungkap Munir mengatakan penyerahan parasut berwarna oranye kombinasi putih itu sebagai penegasan bahwa memang benar anggota Kopassus menemukannya. Parasut tersebut ditemukan oleh anggota Kopassus saat melakukan penyisiran untuk mencari korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 di lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. “Parasut itu ditemukan Kopassus di tengah hutan. Kita serahkan ke Danrem biar nanti diteruskan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebagai bukti bahwa memang benar kita menemukan parasut itu,” terang Munir. Sebelumnya, 7 personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung dengan parasut di pohon. Kepala RS Polri Brigjen Agus Prayitno kemudian menegaskan tidak ada penumpang yang memakai parasut. Kemudian pihak KNKT Rusia dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusumah mengatakan memang benar ada parasut dalam pesawat Sukhoi nahas itu. Parasut itu merupakan bagian dari survival kit yang ada dalam kontainer di pesawat. Nah, ketika pesawat menabrak tebing gunung dan pecah berkeping-keping, kontainer survival kit terbuka dan isinya berhamburan, termasuk parasut tersebut. “Berkaitan dengan parasut yang ditemukan itu berada dalam boks suatu kontainer dalam pesawat yang digunakan jika pesawat harus mendarat secara darurat,” ujar anggota KNKT Rusia, Sergey Korostiev pada Selasa (15/5) lalu. (Sumber)

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/05/18/misteri-perasut-kuning-sukhoi-di-gunung-salak-akhirnya-terjawab/
Keberadaan parasut di lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi SuperJet 100 sempat menjadi misteri. Meski tim evakuasi sempat menyebut penemuan itu, namun beberapa kalangan meragukan keberadaan parasut dalam pesawat. Nah, malam ini Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menyerahkan parasut terjung payung itu. Parasut itu diserahkan kepada Danrem. Penyerahan dilakukan di Posko Kopassus di Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat pukul 19.45 WIB. “Malam ini kita menyerahkan barang bukti parasut yang kita temukan kepada Danrem,” ujar Mayor Achmad Munir, staff Penerangan Kopassus kepada detikcom yang dikutip ruanghati media, Kamis (17/5/2012). Perasut Kuning di Lokasi Jatuhnya Sukhoi Akhirnya Terungkap Perasut Kuning di Lokasi Jatuhnya Sukhoi Akhirnya Terungkap Munir mengatakan penyerahan parasut berwarna oranye kombinasi putih itu sebagai penegasan bahwa memang benar anggota Kopassus menemukannya. Parasut tersebut ditemukan oleh anggota Kopassus saat melakukan penyisiran untuk mencari korban pesawat Sukhoi SuperJet 100 di lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. “Parasut itu ditemukan Kopassus di tengah hutan. Kita serahkan ke Danrem biar nanti diteruskan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebagai bukti bahwa memang benar kita menemukan parasut itu,” terang Munir. Sebelumnya, 7 personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung dengan parasut di pohon. Kepala RS Polri Brigjen Agus Prayitno kemudian menegaskan tidak ada penumpang yang memakai parasut. Kemudian pihak KNKT Rusia dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusumah mengatakan memang benar ada parasut dalam pesawat Sukhoi nahas itu. Parasut itu merupakan bagian dari survival kit yang ada dalam kontainer di pesawat. Nah, ketika pesawat menabrak tebing gunung dan pecah berkeping-keping, kontainer survival kit terbuka dan isinya berhamburan, termasuk parasut tersebut. “Berkaitan dengan parasut yang ditemukan itu berada dalam boks suatu kontainer dalam pesawat yang digunakan jika pesawat harus mendarat secara darurat,” ujar anggota KNKT Rusia, Sergey Korostiev pada Selasa (15/5) lalu. (Sumber)

Read more at: http://www.ruanghati.com/2012/05/18/misteri-perasut-kuning-sukhoi-di-gunung-salak-akhirnya-terjawab/

No comments:

Post a Comment