Friday, May 18, 2012

Bionic Eye Terkini, Harapan Baru Tunanetra

Bionic Eye Terkini, Harapan Baru TunanetraSebuah teknologi baru akan segera menyambangi dunia tunanetra. Mata bionik terbaru akan segera mengubah dunia gelapnya.

Sebuah penelitian terkini hasil dari para ilmuwan di Universitas Stanford, California menemukan suatu metode yang lebih canggih dari sebelumnya.

Penemuan terdahulu adalah mata bionik (bionic eye) menggunakan baterai yang ditempatkan di belakang telinga pengguna dengan penghubung kabel.

Namun sekarang peneliti dari Stanford mengatakan kepada BBC (14/5), "Kami menghilangkan kabel dan menyederhanakan proses elektronikanya".

Implan retina yang mereka tanamkan memiliki kemampuan yang sama seperti panel tenaga surya, dan ukurannya cukup untuk diletakan di belakang mata.

Percobaan dengan menggunakan kaca mata khusus yang ditempeli kamera video merekam apa yang terjadi sebelum dan sesudah si pasien diberi cahaya infrared ke chip retina. Hasilnya, menciptakan sinyal elektrik yang diteruskan ke syaraf.

Penggunaan cahaya infrared ini karena cahaya alami seribu kali lebih rendah untuk memberi daya kepada implan tersebut.

Para peneliti mengatakan. "Karena retina implan ini begitu tipis dan tanpa kabel, maka proses operasinya lebih sederhana daripada prosedur retina implan lainnya".

"Retina implan nirkabel ini menjanjikan pemulihan visi bagi pasien yang menjadi buta karena penurunan daya retina", tutupnya.

Penurunan daya retina bisa disebabkan karena degenerasi makula (suatu keadaan dimana makula [pusat dari retina dan merupakan bagian yang paling vital dari retina] mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral) dan retinitis pigmentosa (suatu kemunduran yang progresif pada retina yang memengaruhi penglihatan pada malam hari dan penglihatan tepi dan pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan).

Implan ini belum di tes kepada manusia, tetapi terbukti bekerja pada tikus.

No comments:

Post a Comment