Sunday, May 27, 2012

Alasan Utama Manajemen Lady GaGa Batalkan Konser Di Jakarta

 
Pihak manajemen Lady GaGa akhirnya memilih membatalkan konsernya di Jakarta, Minggu (27/5). Ada beberapa faktor yang menjadi alasan Mother Monster ini urung tampil dalam konser bertajuk 'Born This Way Ball Tour'.

"Alasan batalnya sangat complicated, pihak manajemen Lady GaGa mempertimbangkan kondisi menit ke menit, dengan adanya ancaman-ancaman bila konser itu diselenggarakan," ujar Minola Sebayang, selaku Kuasa Hukum promoter Big Daddy saat jumpa pers di Nutz Culture, Senayan City, Jakarta, Minggu (27/5).

Menurut Minola, Lady GaGa sangat concern. "Ini masalah keamanan personal. Mereka tidak mau salah satu pihak pun cidera. Ini bukan hanya keamanan Lady GaGa, tapi semua keamanan yang menonton Lady GaGa," lanjutnya.

Minola membantah bahwa batalnya konser yang sedianya dihelat di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, 3 Juni mendatang ini lantaran takut kepada Ormas tertentu. "Kami enggak sepicik itu. Suara-suara yang menentang itu cukup luas, walaupun ada juga yang mendukung, tapi apa pun juga ada standar keamanan yang ditetapkan manajemen Lady GaGa," lanjutnya.

"Tapi yang mau nonton itu kan juga anak orang, pasti keluarganya juga khawatir kalau anaknya menonton dengan kondisi seperti ini. Apakah hal itu yang mendasari mereka (manajemen Lady GaGa) untuk membatalkan konser ini, saya tidak tahu. Itu semua wewenang dari pihak GaGa."

Minola menambahkan bahwa batalnya konser tidak terkait dengan masalah perijinan. "Boleh dibilang 95 persen ijin sudah terpenuhi. Jika melihat hukum yang berlaku di Indonesia, tenggang waktu masalah perijinan masih dalam ketentuan. Apa yang harus diberikan promotor akan diberikan. Tapi sayang di saat terakhir seperti ini dibatalkan. Apalagi ada pihak yang ingin menggunakan kekerasan," pungkasnya.

Setelah resmi konser dibatalkan, pihak promotor Big Daddy memastikan bahwa refund tiket akan dilakukan mulai 10 Juni. Untuk informasi lebih lanjut akan diumumkan di twitter dan website promotor tersebut mulai 30 Mei

No comments:

Post a Comment